Wednesday, October 12, 2016

Indahnya Kebersamaan


Indahnya Kebersamaan

Keindahan sejati tak bisa dilihat oleh mata hanya hati yang mampu merasakan keindahan sebenarnya. :) 

Sebenarnya kebersamaan membuat hal yang sedikit terasa sangat melimpah.


















Tuesday, October 11, 2016

Bahagiaku adalah



Bahagiaku adalah ketika kamu ada bersamaku




Bahagia melihat anak kembar yang  dilihat pake sedotan dari gedung monas
 Bahagia melihat kamu yang sedang narsis
 Bagai pinang di belah  kampak


 Lebih dari tiga ternyata lebih indah


Bahagiaku adalah



Bahagiaku adalah ketika kamu ada bersamaku




Bahagia melihat anak kembar yang  dilihat pake sedotan dari gedung monas
 Bahagia melihat kamu yang sedang narsis
 Bagai pinang di belah  kampak


 Lebih dari tiga ternyata lebih indah


My Freind ARJUNA DEPOK





Setiap  pertemuan pasti ada perpisahan 

Justru dengan adanya perpisahan kita akan sangat tau arti nilai sebuah pertemuan,..
 Tidak ada seorang pun yang siap dengan perpisahan,Perpisahan selalu saja menyisakan rongga kecil yang hilang di dalam hati”
Karena perpisahan itu
Tanpa kita sadari yang kita miliki itu pergi”

 Dan kita akan semakin sedih jika dengan perpisahan ini orang yang pernah kita kenal melupakan kita
 Tetapi jika suatu masa kau benar benar lupa aku, cobalah kau tengok kenangan manis saat saat kita bersama, disini dalam album kita. Tersenyumlah karena aku ada diantaramu.


















Monday, October 10, 2016

PUISI


                                                                                                                

Jalan Segara

Oleh Taufik Ismail



Disinilah penembakan
Kepengecutan
Dilakukan


Ketika pawai bergerak
Dalam panas matahari


                                                                       Dan pelor pembayar pajak
                                                                   Negeri ini

                                                                               Ditembuskan ke punggung
                                                                              Anak-anaknya sendiri



Analisis Puisi “Jalan Segara”


              Dalam puisi yang berjudul “Jalan Segara” karya Taufik Ismail menggambarkan tentang perjuangan para pemuda dalam menegakkan keadilan. Perjuangan ini sekitar tahun 60-an. Sifat pengecut yang dilakukan saat pawai bergerak yang diikuti kebanyakan mahasiswa yang berjuang untuk mempertahankan hak-haknya sebagai manusia yang ingin berpendapat. Mereka melakukan pawai dibawah terik panasnya matahari yang menyengat di kulit , peluru pun menusuk tubuh mereka karena kepengecutan penguasa tanpa berfikir sebelum bertindak bahwa yang ditembak adalah anak-anaknya sendiri yang memiliki kedudukan sebagai penerus bangsa ini.

                    Puisi ini bertemakan tentang kepahlawanan karena masih terkait dengan perjuangan para pemuda demi keadilan negeri ini. Pilihan kata atau diksinya sangat mudah dipahami dan bagus, membuat pembaca mudah mengerti makna dari isi puisi tersebu. Rima yang digunakan dalam puisi tersebut bebas, terbukti pada bait kedua: “ketika pawai bergerak Dalam panas matahari.” Puisi “Jalan Segara” menggunakan citraan penglihatan terbukti pada larik pertama: “Disinilah penembakan.” Dalm puisi ini juga menggunakan majas simbolik yang terbukti pada larik ke enam: “Dan pelor membayar pajak” pelor yang berarti peluru.

 Jawablah Pertanyaan Di Bawah Ini
1.    Apa tema puisi diatas ?
2.    Kesan imajinasi apa yang muncul dalam puisi tersebut ?
3.    Amanat apa yang disampaikan dalam puisi tersebut ?
4.    Tentukan makna konotatif dalam puisi tersebut !


Jawab

1
Gerakan reformasi
2
Angkara murka, kengerian, keganasan, kebrutalan
3
Setiap perbuatan harus dapat dipertanggungjawabkan
4
a. Pawai bergerak : Demonstrasi
b. Panas matahari : Siang hari
c. Pelor pembayar pajak : Keharusan
   membayar pajak
d. Anak-anaknya sendiri : rakyat